Infeksi Akibat Salmonella

Infeksi Akibat Salmonella - Hallo sahabat TES DARAH LENGKAP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Infeksi Akibat Salmonella, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Bakteriologi, Artikel Mikrobiologi, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Infeksi Akibat Salmonella
link : Infeksi Akibat Salmonella

Baca juga


Infeksi Akibat Salmonella

Infeksi Akibat Salmonella

Infeksi Akibat Salmonella. Salmonella umumnya dikenal sebagai infeksi makanan kelahiran seperti yang biasa ditemukan dalam makanan yang terkontaminasi. Jika seseorang telah menelan terlalu banyak bakteri yang tubuh tidak dapat menghancurkan, gejala keracunan salmonella segera terjadi.


Bagaimana Cara Terjadinya Infeksi Akibat Salmonella

Infeksi akibat Salmonella sering menghasilkan gejala keracunan salmonella dari jenis gastrointestinal seperti salmonella ditularkan melalui mulutfecal rute. Ketika bakteri menempel pada lapisan usus dan berkembang biak, mereka menghancurkan epitel, menyebabkan gangguan dalam penyerapan makanan. Masalah ini dengan penyerapan makanan juga karena adanya masalah motilitas pada usus, di mana orang tersebut akan merasa sebagai kesal, perut menggerutu. Jika Anda akan mendengarkan dengan seksama, menggerutu bahkan bisa terdengar tanpa menggunakan stetoskop.

Bagaimana Gejala Infeksi Akibat Salmonella

Perubahan-perubahan dalam usus akan mengakibatkan gejala keracunan salmonella baik sembelit atau diare. Juga akan ada demam, mual dan muntah. Dalam kasus yang parah, diare berdarah dapat menunjukkan karena kerusakan lapisan epitel. Sakit kepala, anoreksia, serta distensi abdomen karena limpa dan pembesaran hati juga dapat terjadi kemudian karena bakteri menyebar ke seluruh tubuh.

Gejala keracunan akibat infeksi Salmonella terjadi 6-72 jam setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri patogen tersebut. Ini biasanya terdapat pada daging dan unggas yang dimasak kurang matang, serta telur. Saat ini, ada beberapa wabah salmonella yang telah dilacak dari paprika pada daging asap atau produk daging lainnya. Wabah salmonella lainnya juga datang dari selai kacang. Ada sumber lain dari Salmonella selain makanan yaitu amfibi dan reptil hewan peliharaan yang dapat menjadi pelabuhan bakteri, dan ini dapat menghasilkan penyebaran salmonella jika tidak ditangani dengan baik. Selama ada air, suhu yang tepat, dan makanan, akan selalu ada risiko Salmonella.

Gejala keracunan salmonella biasanya diatasi sendiri setelah beberapa jam. Dalam kasus lain, gejala salmonella dapat berlangsung dari 4-7 hari. Anak-anak, orang tua pasien dan mengalami manifestasi yang lebih berat dan harus segera diobati. Ada beberapa korban jiwa dilaporkan akibat infeksi salmonella karena kehilangan cairan besar yang sering mengakibatkan dehidrasi parah. Antibiotik penggantian cairan, dan obat anti-diare membantu melawan infeksi serta mengatasi gejala keracunan salmonella.



Demikianlah Artikel Infeksi Akibat Salmonella

Sekianlah artikel Infeksi Akibat Salmonella kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Infeksi Akibat Salmonella dengan alamat link https://ericandhilaryrose.blogspot.com/2014/11/infeksi-akibat-salmonella.html

0 Response to "Infeksi Akibat Salmonella"

Post a Comment