Pemeriksaan Fibrinogen

Pemeriksaan Fibrinogen - Hallo sahabat TES DARAH LENGKAP, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Pemeriksaan Fibrinogen, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Hematologi, Artikel Hemostasis, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Pemeriksaan Fibrinogen
link : Pemeriksaan Fibrinogen

Baca juga


Pemeriksaan Fibrinogen

Pemeriksaan Fibrinogen

Fibrinogen adalah glikoprotein dengan berat molekul hingga mencapai 340.000 dalton. Fibrinogen  ini disintesis di hati yaitu sekitar 1,7 - 5 g/hari dan oleh sel megakariosit. Di dalam plasma darah yang kadarnya kira-kira 200-400 mg/dl. Waktu paruh yang dibutuhkan fibrinogen adalah sekitar 3-5 hari.

Fibrinogen tersusun atas 6 rantai, yaitu : 2 rantai Aα, 2 rantai Bβ dan 2 rantai γ. Trombin (FIIa) memecah molekul fibrinogen menjadi 2 fibrinopeptide A (FPA) dari rantai Aα dan 2 fibrinopeptide B (FPB) dari rantai Bβ. Fibrin monomer yang diperoleh dari hasil reaksi ini kemudian berlekatan membentuk fibrin, kemudian distabilkan oleh faktor XIII-a. Pada tahap pertama saat proses stabilisasi terdiri atas ikatan dua rantai γ dari dua fibrin monomer. Ikatan ini merupakan ikatan yang berasal dari D-Dimer danproduk dari hasil degradasi fibrin spesifik. Fibrinogen ini juga dapat didegradasi oleh plasmin.


Prosedur Pemeriksaan Fibrinogen


Pemeriksaan fibrinogen dapat dilakukan secara manual (visual), foto optik atau electro mecanik. Pemeriksaan ini bertujuan menilai terbentuknya bekuan bila di dalam plasma yang diencerkan ditambahkan dengan thrombin. Waktu pembekuan dari plasma ini kemudian terdilusi berbanding terbalik dengan kadar jumlah fibrinogen.

Bahan pemeriksaan yang digunakan adalah darah vena dengan antikoagulan trisodium sitrat 3.2% (0.109 M) dengan menggunakan perbandingan 9 : 1. Pemeriksaan Fibrinogen ini menggunakan tabung plastik atau gelas yang dilapisi silikon. Sampel dicentrifuge selama 10 menit pada kecepatan 2.500 rpm. Kemudian Plasma yang didapat dipisahkan dalam tabung plastik dan tahan 8 jam pada suhu 20 ± 5 derajat celcius. (Baca juga Pengertian Plasma Darah)

Interpretasi Hasil Pemeriksaan Fibrinogen


PENURUNAN KADAR : DIC, Fibrinogenolisis, komplikasi obstetrik,hipofibrinogenemia,leukemia, penyakit hati berat. Pada dasarnya, masa protrombin (PPT) dan masa tromboplastin parsial (APTT) yang memanjang serta trombosit yang rendah menandakan terjadinya defisiensi fibrinogen dan juga merupakan tanda DIC. Produk degradasi fibrin (fibrin degradation product atau FDP) biasanya diukur untuk memastikan ada atau tidak terjadinya DIC.

PENINGKATAN KADAR : infeksi akut, diabetes, penyakit kolagen sindroma inflamatori, obesitas. Pengaruh obat : Alat atau obat kontrasepsi oral, penggunaan heparin.


Faktor yang dapat mempengaruhi hasil temuan pada saat pemeriksaan Fibrinogen :
  • Trauma paska bedah dan kehamilan trimester ketiga juga dapat menyebabkan temuan positif palsu dari adanya peningkatan kadar pada fibrinogen,
  • Terjadi Hemolisis pada sampel juga dapat menyebabkan temuan yang tidak akurat,
  • Penggunaan alat atau obat Kontrasepsi oral serta penggunaan heparin dapat meningkatkan temuan uji Laboratorium.


Demikianlah Artikel Pemeriksaan Fibrinogen

Sekianlah artikel Pemeriksaan Fibrinogen kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Pemeriksaan Fibrinogen dengan alamat link https://ericandhilaryrose.blogspot.com/2014/11/pemeriksaan-fibrinogen.html

0 Response to "Pemeriksaan Fibrinogen"

Post a Comment